Berharap yang Mati Hari ini

Lalu lalang kendaraan di depan rumahnya sudah menjadi teman kesehariannya, seperti biasa dia membersihakan satu persatu barang daganganya dari debu yang menempel sore hari kemarin.tak lama beberapa orang berpenampilan rapi datang menghampirinya, Selamat pagi pak, sahut pembeli!,mungkin Doa-ku sudah terjawab kata penjual dalam hati, rezeki mah tidak kemana, asal rajin berdoa dan semangat untuk membersihkan jualanku pasti rezeki itu akan datang dengan sendirinya." saya pesan 30 buah pak, tolong di siapkan, sekalian sama daftar nama-namanya di buat yang rapih ya Pak, pinta si Pembeli, satu persatu pesanan si pembeli di masukkan kedalam mobil yang telah dibawa si pembeli." tapi maaf pak untuk pesanan namanya mungkin memakan waktu lama sekitar 1 jam-an, mohon bersabar ya pak!,nama demi nama telah di tulis rapi oleh pedagang tingal 3 nama lagi semua sudah selesai.rasa lapar si pedangang serasa hilang begitu saja dengan pesanan yang begitu banyak, bagaimana tidak hampir pesanan hari ini terjual menjapi 25.000.000, rupiah, sambil merapikan pahat dan alat-alat ukirnya dia mengambil Nisan yang terakhir dan dia melihat Nama istri tercintanya adalah daftar orang meninggal yang akan dia lukis.(Daftar Korban Kecelakaan)

Yah....saya bingung,dan bingung. yang menjadi pertanyaan, betulkah doa si penjual peti mati dan pembuat nisan telah terjawab?, apakah kematian istri-nya tersebut tadi adalah jawabannya?, Dosa-kah mereka menantikan kematian orang?, Mungkin kah mereka berdoa agar hari ini ada yang meninggal, Kepada Tuhan-kah mereka Berdoa?.Rezeki-kah yang mereka terima selama ini?, Halal-kah pekerjaan itu?


Question : by Exploe


Written by

1 comment:

  1. pedagang itu berdoa untuk meminta rezeki, bukan berdoa untuk meninggalnya seseorang.... itu bedanya

    ReplyDelete

Terima Kasih atas Komentar anda, selamat bergabung di Exploe Blog

Followers