Wajah Negeriku

Kini malu sudah wajah negerikuHujatan,kejaman,dan makian kini
Silih berganti menghampiri bangsaku
Aku-pun tidak bisa banyak berkata-kata
Dan menjawab karena bangsa inilah yang melakukannya
Ke salahan itu hingga aku harus menerimanya.
Bangsaku dan rakyatku lebih banyak mengurus bangsa orang, menilai bangsa orang dan bahkan lebih menggurui bukankah bangsa ini bangsa ber-AGAMA?
tidak cukup kah buat TUHAN dengan berdoa keinginan kita akan terkabulkan?
jika TIDAK, Jelas DIA BUKAN TUHAN,
atau meamang kita yang salah mengerti dan tidak memahami
Apakah dengan menghujat bangsa orang, Mengintimidasi Agama Orang KITA SUDAH LEBIH BAIK, KITA LEBIH SUCI?

Kalau begitu Agama mana yang benar-benar BERSIH dan BENAR,
Semua Agama Punya KITAP SUCI
semua Agama Punya Tujuan dan kesemuanya itu mengajarkan ke jalan yang benar.
Sejak bangsa ini di sungguhkan berita-berita dari bangsa lain, bangsa ini merasa
telah tidur terlalu lama, dan merasa terlalu bodoh akan dunia lain yang mana memang FAKTA-nya
memang DEMIKIAN.
Bangsa ini tidak pernah mau disebut BODOH, CENGENG, SOK PEDULI, dan PALING SOK BERIMAN. memang......tidak ada yang mau di sebut seperti itu. Akan tetapi kita juga semua tau, Bukan-kah bangsa ini Sarang KORUPTOR, PEMBAJAK HAK CIPTA , Prositusi yang jumlahnya amat sangat, TKI hampir di setiap Negara, Pengangguran yang makin-hari makin bertambah, Bangsa yang suka dengan Tawuran Warga. Saya justru sangat sependapat dengan perkataan seorang teman. " BUKAN-KAH KITA LEBIH BAIK MENERIMA UNGKAPAN BAHWA BANGSA KITA INI ADALAH BANGSA YANG "BODOH, MISKIN, KETERBELAKANGAN DAN KEBOBROKAN MORAL"
Dengan begitu kita hanya tinggal merobah sikap dan perilaku bangsa ini.Sebab dengan menerima teguran orang kita akan menuju yang lebih baik
Cobalah untuk mengutamakan urusan bangsa sendiri, barulah beranjak mengurus bangsa lain, sebab kita tidak bisa lupa, Bangsa mereka-pun tau apa yang terbaik buat bangsa mereka, dan buat bangsa yang ada di DUNIA ini.sama hal-nya dengan Bangsa kita selalu ingin berbuat lebih baik. Seharusnya dengan keberagaman SARA di dalam bangsa kita, menjadi tali PENG-ERAT dan PEMERSATU untuk kemajuan Bangsa ini
Bangkitlah-lah Bangsaku.




Written by

0 komentar:

Terima Kasih atas Komentar anda, selamat bergabung di Exploe Blog

Followers