Agama Yang Sebenarnya

Mungkin saya yang salah tetang yang satu ini..?(eh ada yang baru neh....)
Beberapa media baik yang sifatnya umum, maupun media kalangan tertentu banyak mempublikasikan tentang sesorang yang berpindah keyakinan "AGAMA",mulai dari awal kehidupan pelaku sampai titik akhir yaitu pindah keyakinan.
ehmmm...
Topik kali ini, bukan membahas si MEDIA-nya (Media pada umumnya mencari berita yang HOT ataupun WAH, tak perduli itu Media Religi ataupun umum. mereka melakukannya tentu agar daganganya laku...hehehehe),
Akan pembahasan kepada si Pelakunya
Ada beberapa hal yang menjadi faktor mereka melakukannya yaitu (umum terjadi) :

1.Faktor Ekonomi
Mengapa ber-anggapan begitu?, yach,..melihat dan membaca serta menelusuri (cie...ileee)Kesaksian-kesaksian (istilah keren mereka) justu dengan melakukan kesaksian-kesaksian yang mereka publikasikan kepada publik, baik itu dengan media itu sendiri maupun dengan acara Tour keberbagai tempat, mereka dapat HIBAH ataupun Penghasilan atas kesaksian tersebut.
Kesimpulan saya:
Mereka tidak akan pernah tau apa AGAMA dan keyakinan itu yang sebenarnya, yang mereka tau dunia dan hidup ini butuh UANG, dengan begitu saya menganggap AGAMA telah di perjual Belikan.jelas itu tidak bisa saya terima

2.Faktor Jabatan , Popularitas
Yang satu ini cukup unik, kenapa...?, Begitu mudahnya hanya karena jabatan dan sebuah posisi seseorang yang menjanjikan ataupun ter puruk (versi Pelaku) mau melakukan yang namanya Pindah Agama, ironis bukan
Kesimpulan saya:
Kembali materi menjadi Penyebab

3.Agama yang Baru Lebih Baik
hmmmmm, unik bukan...?, agama manakah yang baru?, agama manakah yang lebih baik? Pada prinsipnya semua agama didunia ini selagi masih ber TUHAN'KAN yang ESA dan di sah oleh pemerintah dan di akui oleh Dunia jelas itu agama yang baik. Apakah Para pemikir dan pendahulu kita itu BODOH, TOLOL, dan Idot ?, jelas bukan..Para pendahulu-pun melakukan banyak hal dan waktu yang cukup lama dan penelitian yang amat sangat sampai mereka men -sahkan dan menamakan itu sebuah AGAMA.
Saya melihat dari berbagai alasan dan pandangan yang mereka (pelaku.red) utarakan adalah hal yang bodoh dan tidak berguna. dan justru membentuk Opini yang tidak baik kepada khalayak banyak,hal yang mereka lakukan adalah kebobrokan moral yang amat sangat tidak baik.

"Berhenti mempelajari AGAMA orang lain" Perdalam dan Imani Agamamu sendiri dengan begitu kita akan menemukan titik terang.
Dan sebuah jalan lurus dan benar Menuju "KEBENARAN YANG SEBENARNYA. Karena pada hakikatnya jika kita mempelajari agama orang lain kita hanya akan mencari kesalahan agama yang kita pelajari itu sendiri, dan dengan sendiri-nya kita akan lupa akan ajaran agama kita sendiri.Disinilah pemicu yang sebenarnya akan kebobrokan iman dan kepercayaan itu, di samping faktor komersialisasi dan faktor-faktor lainnya.

Bagi para pelaku...!
Saat ini mungkin anda di elu-elukan banyak orang telah mendapatkan harta dan popularitas yang melonjak tinggi. tapi...

Apakah anda benar...?, telah terselamatkan...?, telah disucikan....?,sudah bertindak tepat....?
TIDAK SAMA SEKALI, justru anda telah jatuh kejurang yang sangat dalam.

Untuk itu Berhenti dari sekarang. Cukup perdalam Agama dan keyakinan yang sekarang, detik ini kita yakini maka kita akan mendapatkan jawaban yang sebenarnya.

Salam, Exploe


Written by

9 comments:

  1. Setuju banget.. Di dunia ini, apa sih yang kita cari selain keselamatan..

    ReplyDelete
  2. Semua berpulang pada tujuan akhir, kalo bertujuan mendapatkan keselamat untuk di akhirat pasti mikir seribu kali mo ngakalin Tuhan, tapi kalo Tuhanna emang dunia atau duit ya mo gimana lagi...

    ReplyDelete
  3. sabar mas pauls.., semoga kita smua sadar bahwa hidup ini hanya sementara...akan ada kehidupan yang hakiki

    ReplyDelete
  4. nobody perfect tetapi untuk keyakinan ya seharusnya perfect donk. Bukan karena berbagai alasan untuk berpindah agama. Apalagi kalau alasannya klise.... bener ngak ya?

    ReplyDelete
  5. Mengundang sedikit kontroversi.. tp tak apalah.. AGAMA itu bukan utk di permasalahkan.. yg jadi permasalahannya adalah Pribadi kita masing2.. ada yg membesar-besarkannya dan ada yg mendaimaikannya dan adapula yg tak peduli.

    1x lagi agama itu ada bkn utk dijadikan sebuah perpecahan tp utk memperat.. hubung bersosial.. tp klo di Indonesia ini sprtinya blum sepenuhnya tercapai.. Anda setuju ?? Datang kegubuk kecilku jgn lupa.. hiihihih

    ReplyDelete
  6. iya tuh mang itu maksudnya mereka :D karena faktor faktor ituh

    ReplyDelete
  7. hehe, maksud saya abot, juga bukan isinya yang nyerempet-nyerempet mas, hanya topiknya memang abot-mantap-berisi gitu loh, saya stuju banget dengan uraian mas tentang mereka yang memindahkan rel begitu,

    salam

    ReplyDelete

Terima Kasih atas Komentar anda, selamat bergabung di Exploe Blog

Followers