Duduk di tengah


Saya suka posisi ini,bukan penilai,bukan wasit,bukan pula hakim tapi lebih kepada posisi pendengar

Cukup mebuat beban pikiran,dan menguras perasaan, apa yang terjadi pada negriku ini,sifat emosional,kekerasan dan pembenaran akan tindakan sendiri-sendiri.meng claim diri atau komunitas yg paling benar dari pada yang lainnya
Entah siapa yang salah dan siapa yang benar, yang pasti telah terjadi korban baik fisik maupun non fisik

Komunitas vs komunitas
Aparat dan masyarakat
Pemerintah dan rakyatnya
Tentara dan polisi
Suku dan suku
Agama dan agama
Etnis dan etnis
Komplek dan komplek

Siapakah bagian daripada itu semua jawabannya kita semua tau yaitu KITA

Lalu mengapa kita menuduh ?
Lalu mengapa kita menghujat?
Mengapa kita menghakimi?
Mengapaka kita mendiskriminasi?
Mengapa kita membunuh mereka?
Mengapa kita mengucilkan mereka?

Bukankah kita tau itu semua adalah KITA !

Haruskah kita memaksakan semua yang kita sukai agar di sukai orang lain,komunitas lain,suku lain,agama lain,etnies lain? Adilkah?

Duduk ditengah kembali untuk mendengar,alasan apa mereka membenci itu,menyukai itu lalu menyimpannya utnuk kita ketahui

Aku,kamu,mereka,dan kita adalah satu Mahluk sang Esa

Mari kita bersama dan ber iringan untuk satu Tujuan Rakyat aman dan Sejahtera



Written by

0 komentar:

Terima Kasih atas Komentar anda, selamat bergabung di Exploe Blog

Followers