Jakarta - Bengkulu

Tak ada dalam list daftar perjalananku, tapi entahlah katanya saya harus turun kesanan juga, belum lama pulang dari palu sulawesi tengah, kini ku langkahkan kakiku di provinsi pecahan palembang tersebut, sudah tentu dengan penerbangan udara,kembali dengan armada si singa terbang,ckckckck
Jemputan dari dinas telah standbye di bandara, alih2 sudah dapat informasi di jemput dari dinas perhubungan, action pasang pede abis, kaca mata itam plus dagu agak naik,....pak,pak, dengan pak pauls ya(begitu tegurnya sesaat saya keluar dari bandara fatmawati itu), ya betul, dengan siapa pak, saya disuruh jemput pak.
Seep, terkendali sudah, kita meluncur ke kantor dinas provinsi, ada bigbos dishub disana, rapat,prat,,prat, saya lanjutkan perjalanan ke perbatasan provinsi lubuk linggau.sejuk dan asri persis seolah kita lagi jalan ke kota bandung atau garut, dingin dan sejuk.suasana itu menghilangkan rasa khawatirku atas kejadian yg sering terjadi di perbatasan kota itu,rampok dan pembunuhan,tapi entah kenapa aku begitu tenang saat itu.

Lokasi ketemu,saya ketemu dengan kentung pinpro kantorku yg mana gw sering ketemu gajah bengkak satu ini setiap kok,tentu dalam proyek yg sama.hahahshsh

Setelah cek sono sini, prepare ke hotel.temanku satu ini tau persis yg ku mau,bersih,nyaman,dan satu yg tak kalah penting free wifi ampe puncak gedung,wkwkwkwk...maklum gsm ada batas kuota
1 hari 2 hari 3 hari kerja hampir usai,kini tinggal menunggu para big bos dari bengkulu, katanya sih  Tiba jam 12 siang, segala sesuatu yg penting kita persiapkan, tempat mereka makan, pokok e semua mua, namanya juga bos

Dasar bocor gw sama kentung lg ngerjain bos lapangan kantor kami.gombal demi gombal 300rb cair di tangan.4 botol minuman bir kami minum berdua siang itu tanpa kami sadari kami belum makan siang,....

Dari kejauhan bunyi patroli pengawalan terdengar jelas,kami bertiga langsung panik beres2 team dan semuanya.Benar saja yg muncul adalah tamu provinsi, dan eng..ink enk....kami berhasil dan selesai,

Sore harinya saya dan kentung bergeser ke kota bengkulu untuk persiapan kembali ke jakarta, sayang kami kesorean jadi harus mutar2 dulu cari hotel, pilih sana,pilih sini dapatnya hotel mirip kontrakan, hadew.....
Glak...zzz,pagipun tiba

Konsultan dinas datang ,menjemputnkami ke penginapan, mutar2 daerah pantai panjang dan siang kembali ke jakarta dengan sriwijaya air....

Hotel lintas lubuk linggau, harga 230 rb, besar,bersih dan full feature
Hotel tiara do bengkulu pilihan burukku,harga deluxe.....

Ok sob, enjoy your holiday



0 komentar:

Terima Kasih atas Komentar anda, selamat bergabung di Exploe Blog

Palu dan Parigi Moutong

Kali pertama tugas yg saya emban untuk melakukan penanaman software di jembatan timbang moutong, setelah melalui penerbangan yg cukup melelahkan jakarta palu kini pendaratan telah sempurna di bandara mutiara palu.kembaki dengan maskapai singa terbang.

Singkatnya negoisasi dengan travel lokal DEAL 1.800.000 dengan waktu tempuh 12 jam, tepatnya  dari palu hingga perbatasan provinsi Gorontalo. Rahmat namanya cukup ramah dan bersahabat, entah karena harga travellnya atau tidak,tapi sepertinya senyuman dari beliau cukup ramah.

Perjalanan di awalin dengan meninggalkan kota palu.cukup kecil untuk ukuran ibukota provinsi, menuju kebun kopi, tapi kok ga ada kopinya ya.......bingung kok bisa di beri nama kebun kopi...heheheh, tapi jangan salah kisah misteri di kebun kopi ini cukup membuat bulu kuduk merinding dan ceritanya hampir kesohor di beberapa kota, dan jangan kaget kalau lewat kebun kopi tersebut, ada aja mobil yg masuk jurang.moga2 ga ada korban sih.

Selepas kebun kopi yg serem itu kita melanjutkan perjalan hingga ke moutong, cukup jauh dan membosankan, sepanjang jalan anda akan di hiasi hamparan pinggir pantai yg indah sepanjang jalan hingga sampai ketujuan, tapi warga2nya tidak memperdulikannya, apa mungkin sudah terbiasa kali yak.

Kelapa,kelapa dan kelapa hanya itu yg selalu menghalangi pandanganku ke arah pantai, dengan kamera kecilku kucoba abadikan moment demi moment, hingga sore pun tiba.

Pak sudah dekatkah?sambil melihat arlojiku....dia hanya senyum dan konsen kembali ke setir mobilnya, ketus sudah penantianku senyumannya mengatakan tidak atas pertanyaanku....
Tanpa kusadari musik yg aku dengar mulai dari palu hingga sampai ketujuan hanya satu lagu,yaitu judika aku yang tersakiti,. Dengan volume yg cuku besar hingga bisa di dengar radius 500m, tapi itu biasa buat mereka, terkadang aku juga kaget kalau ada mobil yg melintas atau datang dari arah berlawanan, serasa ada kondangan.hahahhhaha

Tepat pukul 18.20 waktu setempat kami tiba di lokasi, teamku yg sebelumnya sudah 2 bulan disana menyambut dengan penuh semangat.aku tau apa yg mereka pikirkan....(minum bisa bebas)hahahah, dasar pikiranku, emang gwnya aja yg pengen juga
.....
hari dan minggu berlalu kerjaan sudah hampir selesai tinggal menunggunsertifikasi dari dinas tertentu yg barang tentu harus kami tunggu dari palu (oh...jauhnya)

Menunggu team tersebut datang ku isi waktuku dengan bermain sama2 anak lokal, cukup beda paras dan sikap2nya dibanding jawa dan sumatera,entah apa perbedaanya yg pasti ga sama.
Matius namanya kerja sebagai sopir mobil pertamina untuk nge drop ke stasius2 pengisian alias spbu, orangnya kocak dan bocor, menikah dengan wanita yg menurut gw lebih tua dari usianya, atau jangan....jangan...tampak lebih tua karena melihat matius yg super aneh....ckckckck.

Tapi yg cukup bikin kaget, wanita2 agak nakal2,jgn kaget mereka yg godain lebih dulu...cie...cie,...(apa gw yg gr kali yak)mereka lumrah pacaran dengan gadis2 smp dan sma dan herannya lagi itu semacam prestasi... dan setiap malam selepas magrib coba lihat motor2 di sepinggiran jalan dan pasti orangnya ada di dalam rumput (mereka ngapain yak...)

Dari sisi pendidikan dan kesehatan mereka seolah tak di perdulikan,padahal nasionalis mereka cukup tinggi, untuk berobat saja merrka hatus ke kota palu naik ambulan, itu mau berobat apa mau ke pemakaman pikirku tanpa berniat negatif tapi karena tidak tega jelihat mereka.

Tapi semoga saja mereka bisa mendapatkannya.....amin

Disela2 keasikanku dengan mereka aku coba bertualang sendiri kedalam hutan moutung disana ada tukisan obyek wisata air terjun.tertulis agak jelas di pinggir jalan arah goronyalo.langkah demi langkah aku lalui, tepat di pertengahan jalan aku baru sadar dan mulai merasa takut, dan aku sadar bahwa aku sendir...tapi niat dan tekadku mengalahkan rasa ketakutanku.

Diam dan tak tau berkata apa, aku bingung melihat dua orang tua renta sepasang suami istri punya gubuk dalam hutan, benar saja tebakanku mereka suami istri, aku coba sengaja mampir dan singgah di gubuk mereka, asal kendari dan hidup berdua disana.suaminya suka berburu dan ibunya setia menunggu dirumah, wajah si ibu yg bersih dan tampak masih muda, di wajahnya yg terlihat hanya kesetian dan penantian.cukup berseri tampa beban,aku coba bercengkrama dengan mereka dengan niat keakraban.dan melihat sekitar lingkungannya hanya doa yg ter ucap dalam hatiku.LINGDUNGI MEREKA TUHAN

Kulanjutkan perjalanku menuju air terjun tujuan ku tadi dan benar saja,seram dan aneh, sendiri .....gr.......rrr.tampak dua orang datang kearahku dengan pisau atau golok yg panjang,badan tegap dan kekar, pagi pak....begitu sapaku mendahului mereka, pagi dek sambutnya tenang, sedang apa disini, dan dari mana?,dari depan pak, saya dari jakarta penasaran air terjunnya...heheh (tp jujur jantungku ga karuan melihat ketajaman goloknya)kami lagi berburu babi hutan mau di jual ke manado, begitu tegasnya. (Amin jawabku dalam hati)tak lama mereka berlalu melanjutkan perburuan.

Takut dan ragu sebenarnya, kucoba merensamkan tubuhku kedalam sungai kecil hasil bentukan air terjun tadi secara alami, tapi tidak bisa mengurangi rasa khawatirku,kusudahi sudah dan kuputuskan untuk kembali ke lokasi kami tinggal, karena memang suasananya sama sekali tidak nyaman,uh.....cukup tidak mengenakkan, satu sisi air terjunnyantidak ada hanya aliran sungai kecil dari mata air bukit, merasa ketipu jadinya......

Proyek usai,sertifikat usai, kamipun dengan team bertolak kepalu dan anda sudah bisa tebak, pak rahmat dan 12 jam perjalanan

Setiba di palu menginap di lawahba hotel, tarif 230rb,kamar luas dan cukup bersih, jarak 5 km dari bandara, akses taxi cepat dan murah

team bergeser ke mamuju sulawesi barat sementara aku kembali dulu ke jakarta

Hehehe, sekian dulu dari sulawesi tengah



0 komentar:

Terima Kasih atas Komentar anda, selamat bergabung di Exploe Blog

JUWATA AIR PORT

Check out Juwata International Airport . Tarakan (Jl. Mulawarman, Tarakan) on @foursquare: http://4sq.com/W2P2uQ

0 komentar:

Terima Kasih atas Komentar anda, selamat bergabung di Exploe Blog

Jakarta,balikpapan,Tarakan,Nunukan

Perjalanan yg sangat melelahkan untuk misi kaki ini
Berawal dari keberangkatan pagi hari dari bandara soeta menggunkan pesawat berlogo singa tersebut untuk ke sekian kalinya,sebensrnya sudah spcukup jenuh dan membosakan menggunkan armada mereka, ditambah info terakhir yg saya dengan dari media ada penumpang yg menonjok pramugari mereka.hmmmmm di sisi saya mememang memaklumi penumpang tersebut, hanya saja kenapa sampai adu fisik.dari puluhan penerbangan saya mengunkan armada tersebut memang sangat menjengkelkan (jiah...kok bahas itu)

Ok.,,sampai sudah di balikpapan, karena pesawat saya harus transit dengan sabar harus menunggu.....dan......gubrak ternyata penerbangan ke tarakan kembali berangkat jam 12.oo wita berarti 4 jam saya harus menanti di bandara balikpapan.

Teng....teng...waktu keberangkatan lanjutan ke tarakan kini sudah saatnya dan tidak berselang lama tarakan pun tiba, tanpa menunggu lama setelah saya keluar dar bandara langsung cari taxi ke pelabuhan,maklum di bandara saya dah tanya tiket susi air dan kalstar ke nunukan sudah habis,terpaksa saya lanjutkan dengan armada laut, dengan beka 60rb bandara pelabuhan menggunkan taxi(tapi dijakarta mobil yg mereka sebut taxi disebut angkok.hikhihk),setiba di pelabuhan tiket dengan harga 220rb menuju nunukan, entah dimana dan bagaimana kota nunukan ini yg pasti saya berharap indah dan ramai tentunya.

3 jam perjalanan speeadboad saya mulai menyadari kenapa di speeadboad penumpang mengejar duduk di belakang, hmmmm, kebiasaan naik bis di jakarta rata2 mengejar duduk di depan sayapun memilih di depan, dan ..a.haa..., duduk di depan itu sangat menyakitkan karena anda akan merasakan gebrakan ombak dibanding duduk di depan :)
nambah satu pebgetahuan baru....tapi sudah korban duluan alias pinggang mau patah.....hadew....

Tiba saatnya di nunukan kota yg kutunggu2 dan kutuju, dengan sikap sok tau dan sok pengalaman ambil ojek dan langsung menuju hotel.
hotel marima mas....tegas saya ke pemilik ojek...ckckck padahal saya dapat info dari mbah google...pd dikit, dan setiba di hotel yg mungil bersih dan bersahabat ZzzzZZZzzz hingga pagi
Ke esokan harinya lanjut perjalanan speedboad ke desa sebakis sekitar 1 jam perjalanan menuju lokasi dengan harga 120 rb, di perbatasan malay dan indonesia ini kami mengarungi hingga sampai tempat tujuan akhir petualanganku pt.adindo hutani lestari, gr........blantara brow, gelap gulita, saya sempat ragu apakah bener ini tempat tujuan saya....dah akhirnya penjenputpun tiba dan misipun berakhir... Done, kembali ke jakarta menggunkan armada sebaliknya, tentun dengan cerita yg sama dan sedikit berbeda

Informasi tambahan

Hotel nunukan, harga relatif standard, dan fasilitas ok
Wifi,breakfast serta tv channel
Untuk motel banyak juga cuman saya blm coba
Recomended  3 hotel marvell,fortune dan marima, ada 2 yg sudah saya coba marima sama marvell pilihan like jatuh ke marvell. Heheh

Info pesawat
Susi air hingga jam 3, tapi usahakan book sehari sebelumnya
Kalstar hingga jam 4, book 2 atau 3 hari sebelumnya lebih baik

Pembayaran kartu kredit atau langsung ke lokasi (manual sekali ya,hahahah)

Ok guys, enjoy your holiday



0 komentar:

Terima Kasih atas Komentar anda, selamat bergabung di Exploe Blog

Followers